Adhyaya 179
Vrata & Dharma-shastraAdhyaya 1790

Adhyaya 179

Caturthī-vratāni (Vows of the Fourth Lunar Day)

Dewa Agni memaparkan secara sistematis vrata- vrata berbasis Caturthī, seraya menegaskan bahwa semuanya berbuah ganda: Bhukti (kenikmatan duniawi) dan Mukti (pembebasan). Bab ini dibuka dengan catatan singkat tentang perbedaan bacaan/varian naskah, lalu berlanjut pada tata cara menurut bulan dan tithi. Pada Māgha śukla-caturthī dianjurkan puasa dan pemujaan dengan fokus pada ‘Guṇa’ (keutamaan) sang dewa. Praktik diteruskan hingga pañcamī dengan persembahan nasi- wijen untuk kesejahteraan setahun tanpa rintangan; diperkenalkan mūla-mantra “gaṁ svāhā” serta penerapannya dalam aṅga-nyāsa (mantra hati dan anggota tubuh berawal “gām”). Dijelaskan urutan ritual āvāhana dan visarjana dengan “āgaccha ulkā” dan “gaccha ulkā”, beserta persembahan wewangian guggulu dan manisan modaka, serta satu mantra tambahan bergaya Gaṇeśa-gāyatrī. Akhirnya dipetakan laku khusus: Kṛcchra Caturthī Bhādrapada, puasa malam Caturthī Phālguna bernama Avighnā, dan pemujaan Gaṇa pada Caturthī Caitra dengan damana/dūrvā—menampilkan vrata sebagai sarana kemujuran dan penyucian rohani.

Shlokas

No shlokas available for this adhyaya yet.

Frequently Asked Questions

It specifies mantra-technology and ritual sequencing: the mūla-mantra “gaṁ svāhā,” its gāmādi application as hṛdaya and aṅga-mantras for nyāsa, and the precise āvāhana–visarjana formulas (“āgaccha ulkā” / “gaccha ulkā”) alongside prescribed offerings.

By presenting Caturthī vratas as disciplined, time-bound sādhana that removes obstacles (Avighnā), cultivates restraint (fasting/kṛcchra), and aligns ritual action with inner purification—thereby supporting both worldly stability (Bhukti) and liberation-oriented refinement (Mukti).