
Adhyāya 147 — Guhyakubjikā-Tvaritā Mantra: Upadrava-Śānti, Stambhana–Kṣobhaṇa, and Nyāsa for Jaya (Victory)
Dalam adhyāya ini, Īśvara mengajarkan teknologi mantra yang kuat untuk perlindungan dan kemenangan, berpusat pada Guhyakubjikā dan Tvaritā. Ritus ini menenangkan ‘upadrava’ (gangguan) yang timbul dari tindakan ritual musuh—yantra, mantra, tantra, serta aplikasi serbuk—mencakup pelaku dalam ranah lampau, kini, dan mendatang (telah melakukan, menyuruh, sedang melakukan, akan melakukan). Selanjutnya diuraikan fungsi-fungsi mantra khusus seperti kṣobhaṇa, ākarṣaṇa, vaśya, mohana, stambhana, beserta petunjuk fonologi bīja dan isyarat varṇa yang dipakai dalam praktik. Diberikan rumus mantra Tvaritā untuk jaya (kemenangan) lengkap dengan kerangka nyāsa: āsana, hṛdaya, śiras, śikhā, kavaca, netra, dan astra, dengan penutupan pelindung berakhiran ‘phaṭ’. Disebutkan sembilan śakti sebagai daya operatif, serta para Dūrī (pelindung penjuru) yang diundang, memadukan penjagaan ruang dengan pemasangan pada anggota tubuh melalui nyāsa. Penutupnya memetakan bīja kepada dewa-dewa seperti Brahmā dan Āditya, serta menegaskan istilah daya seperti dāruṇa dan ‘phaṭ’ sebagai operator perlindungan yang senantiasa bekerja dalam konflik, kesukaran, dan pertahanan ritual.
No shlokas available for this adhyaya yet.
A protection-and-victory (rakṣā/jaya) mantra system: countering afflictions attributed to hostile yantra–mantra–tantra acts, and operationalizing efficacy through bīja specification, ṣaṭkarman-like functions, and a complete nyāsa/kavaca/astra installation sequence.
It frames applied mantra-technology as dharma-governed defense and stabilization—removing obstacles (upadrava), establishing inner steadiness via nyāsa, and enabling righteous action; the ritual is presented as disciplined, rule-bound vidyā rather than uncontrolled coercion.
Guhyakubjikā and Tvaritā are central; the chapter also integrates directional protectors (Dūrīs aligned with quarters beginning with Indra) and assigns bījas to Brahmā and Āditya to anchor the rite in a wider deity-bīja cosmology.