Adhyaya 143
Jyotisha & YuddhajayarnavaAdhyaya 1430

Adhyaya 143

Chapter 143 — Worship of Kubjikā (कुब्जिकापूजा)

Bab ini beralih dari pembahasan mantra dan ramuan obat menuju ritus kemenangan Śākta‑Tantrik dalam kerangka Yuddhajayārṇava. Bhagavān mengajarkan pemujaan bertahap (krama) kepada Kubjikā sebagai “sarvārtha-sādhanī”, yang menuntaskan berbagai tujuan, termasuk kemenangan perang bila disertai bahan yang disucikan—terutama ājya (ghee)—serta penguatan senjata. Tata-ritusnya teknis: penanda cakra-pūjā, bīja-suku kata, dan sistem nyāsa pada titik tubuh (organ rahasia, tangan, hati, kepala) untuk menjadikan diri sādhaka sebagai medan daya suci. Daya itu lalu diwujudkan dalam maṇḍala: mantra astra, kavaca, netra, śikhā dan lainnya ditempatkan pada penjuru-penjuru, sementara bīja inti multi-suku kata ditegakkan di pusat berkelopak 32. Logika kepantheonan diperluas: Mātṛkā memancar dari keagungan Caṇḍikā; pīṭha suci dan penempatan arah dipanggil; Vimalapañcaka dibagikan pada penjuru dan puncak. Penutupnya mengisi maṇḍala secara teratur dengan Gaṇapati/Vaṭuka, para guru, nātha, dan dewa-dewi pengiring, dengan Kubjikā (serta Kulaṭā) sebagai pusat pemujaan berurutan demi perlindungan, penguasaan, dan kemenangan yang dibingkai dharma.

Shlokas

No shlokas available for this adhyaya yet.

Frequently Asked Questions

A krama (sequential) Kubjikā worship that combines chakra-pūjā, nyāsa (body-installation of mantras), and maṇḍala-based directional placements of protective and weapon mantras (kavaca, netra, astra, śikhā, etc.).

The Māyā-bīja is placed on the secret organ; the ṣaṭkarma-astra is assigned to the hand; “Kālī, Kālī” is placed on the heart; and “Duṣṭa-cāṇḍālikā” is placed on the head.

It frames Kubjikā worship as sarvārtha-sādhanī and explicitly links success over adversaries to consecrated empowerment—weaponization through mantra (astra), protection through kavaca, and correct directional/mandala deployment.

Mantras are stationed by quarters (dik): kavaca and netra are centralized, astra is distributed to directions, and a specific essential bīja-string is installed in a 32-petalled core (karṇikā), establishing a layered protective grid.

The chapter invokes the Mātṛkās arising from Caṇḍikā, the Vimalapañcaka distributed across quarters/peaks, and a populated mandala including Gaṇapati/Vaṭuka, gurus, nāthas, and surrounding deities with Kubjikā at the center.