
Definition of Ardha-sama (Half-equal) Metres (अर्धसमनिरूपणम्)
Dewa Agni melanjutkan ajaran Chhandas-śāstra kepada Resi Vasiṣṭha dengan beralih dari metrum viṣama (tidak seimbang) menuju klasifikasi metrum ardha-sama (setengah-seimbang). Bab ini dibuka dengan daftar metrum dalam golongan tersebut—Upacitraka, Sa-samānā, Bhojabhagā, Drūtamadhyā, Bhagāgathā, Unanā, dan Jayā—lalu menjelaskan urutan gaṇa serta pola irama bernama yang dipakai untuk mengenali atau menyusunnya. Selanjutnya dibedakan mode metrum naratif (ākhyānikā) beserta bentuk viparīta (terbalik), dengan contoh seperti Rajasā, Gogatha, Droṇa, Ketumatī, Jagāgatha, dan Tatajagāgatha, serta diperkenalkan bentuk-bentuk lain seperti Dhariṇavallabhā, Aparākrama, dan Puṣpitā. Penutupnya memperagakan konstruksi samavṛtta (suku kata setara) dengan urutan gaṇa yang tegas dan perhitungan mātrā (satuan nāga), termasuk bentuk baliknya (Khañjā), menegaskan ilmu metrum sebagai śāstra yang presisi, dapat diulang, selaras dengan tutur yang tertib dan budaya dharma.
No shlokas available for this adhyaya yet.
The chapter emphasizes identification and construction of ardha-sama metres through explicit gaṇa-sequences (e.g., Vegavatī’s bha-bha-bha-ga-go-ga-tha), named pattern-sets (including Rudra-vistāra), and mātrā/nāga-based counting culminating in a samavṛtta demonstration with a defined reverse-form (Khañjā).
By disciplining speech through exact metrical knowledge, it supports dhārmic communication, accurate preservation of sacred and literary utterance, and cultivated aesthetic order—treating linguistic precision as a form of sādhana that complements ritual life and ethical culture on the path toward puruṣārtha.